<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4757999940100047073</id><updated>2011-04-21T22:46:20.703-07:00</updated><category term='Aug--Nov 2007'/><title type='text'>Security Journal</title><subtitle type='html'>The Indonesian Security Assessment</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://secjournalindonesia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4757999940100047073/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://secjournalindonesia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Security Journal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14069400068851902236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_QA9-iik0JVU/R1UvqZBXhHI/AAAAAAAAAAk/_MFGZ82cbWw/S220/cover+fargo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4757999940100047073.post-744294506985207752</id><published>2007-12-04T04:40:00.000-08:00</published><updated>2007-12-04T05:25:34.463-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aug--Nov 2007'/><title type='text'>SECURITY JOURNAL Agustus 2007</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SPECIAL ISSUE: Pengamanan Acara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini perhelatan Piala Asia berakhir di Indonesia. Terlepas dari prestasi tim sepak bola Indonesia di perhelatan akbar empat tahunan ini, apresiasi negatif pertandingan sepak bola berkenaan dengan masalah keamanan masih belum hilang. Masyarakat masih enggan untuk datang ke stadion menyaksikan pertandingan sepak bola karena satu alasan: rusuh. Jauh hari sebelum turnamen sepak bola tingkat Asia ini dimulai, sebuah konser musik grup band papan atas berujung pada kepanikan ketika delapan orang penonton tewas akibat kelalaian penyelenggara dalam mengendalikan jumlah penonton di lokasi konser. Ini bukan kali pertama sebuah konser musik menuntut nyawa penontonnya. Kalau dirunut sejak konser akbar Deep Purple di Senayan tahun 1975 atau konser Sepultura dan Metallica di Lebak Bulus, aksi perkelahian, vandalisme, dan anarki di arena konser seolah terjadi silih berganti tanpa henti. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;event organizer &lt;/span&gt;musik bahkan berkeluh kesah, “konser grup musik religius saja bisa rusuh sekarang”. Pertanyaan terbesar adalah: dalam sebuah event, baik olah raga atau musik, seberapa besar penghargaan yang diberikan terhadap suporter atau penonton yang hadir di lokasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Budi Setiawan (Researcher Badan Liga Indonesia): &lt;/span&gt;Kita Sudah Punya Manual Liga&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iwan (DETEKSI Production): &lt;/span&gt;Personil Pengamanan Perlu Seribu Orang&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bambang Setyawan (Dyandra Production): &lt;/span&gt;Tim Khusus Masalah Pengamanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FIRE REVIEW: Perencanaan Darurat Di Tengah Event&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada dua jenis kondisi darurat yang dapat terjadi di acara luar ruangan, yakni insiden ringan dan peristiwa besar. Insiden ringan didefinisikan sebagai kondisi yang tidak memerlukan intervensi dari petugas penyelamat darurat dan aparat terkait. Penanganannya cukup dilakukan dengan menerapkan contingency plan. Satu hal yang harus dipahami adalah insiden ringan dapat berubah menjadi peristiwa besar jika tidak ditangani dengan baik dan tidak dipersiapkan langkah-langkah penanganannya dengan benar. Peristiwa besar adalah kejadian atau situasi yang memerlukan keterlibatan tim P3K, ambulan, dan polisi setempat untuk penanganan situasi dan evakuasi korban dalam jumlah besar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Freddy S. Aling (Kasudin Damkar Jaksel): &lt;/span&gt;Panggung Musik Rawan Kebakaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LOSS PREVENTION: &lt;/span&gt;Pengamanan Acara&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FIRE TECHNO: &lt;/span&gt;Breathing Aparatus&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FIRE ANALYZES:&lt;/span&gt; FSM Bangunan Tinggi (bagian 2)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SECURITY TECHNO: &lt;/span&gt;Walkthrough Metal Detector&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4757999940100047073-744294506985207752?l=secjournalindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4757999940100047073/posts/default/744294506985207752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4757999940100047073/posts/default/744294506985207752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://secjournalindonesia.blogspot.com/2007/12/security-journal-agustus-2007.html' title='SECURITY JOURNAL Agustus 2007'/><author><name>Security Journal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14069400068851902236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_QA9-iik0JVU/R1UvqZBXhHI/AAAAAAAAAAk/_MFGZ82cbWw/S220/cover+fargo.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4757999940100047073.post-7927513405265895067</id><published>2007-12-04T04:25:00.000-08:00</published><updated>2007-12-04T05:27:06.748-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aug--Nov 2007'/><title type='text'>SECURITY JOURNAL September 2007</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Special Issue: Strategi Mengamankan Sarana Telekomunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ada puluhan ribu menara Base Trasceiver Station (BTS) yang telah dibangun operator komunikasi seluler di seluruh Indonesia. Jumlahnya masih akan bertambah dalam beberapa tahun mendatang. Pembangunan menara BTS berkaitan dengan peningkatan jumlah pelanggan telekomunikasi, meningkatnya penetrasi penggunaan alat telekomunikasi, dan memperlancar arus komunikasi yang akan berpengaruh pada meningkatnya aktivitas ekonomi dan bisnis di satu daerah. Terlepas dari tingkat pemerataan dan persebaran wilayah sarana telekomunikasi di Indonesia, peningkatan jumlah pengguna telepon telah lama dijadikan satu tanda adanya pertumbuhan ekonomi. Oleh karenanya, sarana telekomunikasi merupakan satu aset yang bernilai tinggi yang harus dijaga dan dilindungi. Pertanyaannya adalah, apakah investasi di bidang pengamanan aset para investor di bidang telekomunikasi sudah sesuai dengan nilai investasi yang mereka tanam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Heru Sutadi (Anggota Komite BRTI): &lt;/span&gt;Penanganan Gangguan Harus 95%&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wahyu Senoaji (Loss Prevention Manager XL): &lt;/span&gt;Perketat Tindakan Pencegahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fire Review: Basement Fire Mengancam Sistem Proteksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jumlah peristiwa kebakaran di basement bangunan gedung Jakarta berdasarkan catatan Security Journal di sepanjang pertengahan tahun pertama 2007 tidak terlalu tinggi. Akan tetapi, tidak berarti potensi terjadinya kebakaran di basement kecil. Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Drs. Freddy Aling, mengalami sendiri betapa sulitnya menemukan titik api ketika basement sebuah apartemen terkemuka di Jakarta Selatan terbakar pada medio April 2007 silam. “Masalah terbesar adalah asap. Ada beberapa hal yang menyulitkan. Pertama, mungkin proteksi kebakarannya tidak bagus. Kedua, basement ini ruang tertutup di bawah. Jadi keluarnya asap itu sulit kalau tidak di dorong dengan smoke removal, akhirnya asap menyebar ke mana-mana.” Sekalipun konstruksi dan dindingnya sangat kokoh, tidak berarti basement dapat menahan api atau tidak akan terbakar oleh api. Dinding dan fondasi yang berada di basement dapat menjadi penghantar panas dan api yang baik ke lantai di atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Djauhar Arifin (Ketua Ahli Perawatan Bangunan): &lt;/span&gt;Keandalan Teknisnya Dilihat Dahulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SECURITY TIPS: &lt;/span&gt;Pedoman Pemeriksaan Kendaraan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SAFETY TIPS: &lt;/span&gt;Radiasi Telepon Genggam&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LOSS PREVENTION: &lt;/span&gt;Berbagi Rejeki Mengamankan Pundi&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;K9: &lt;/span&gt;VIP Protection&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SECURITY DIGEST: &lt;/span&gt;Security Sebagai Frontline Service&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Security Techno: &lt;/span&gt;Flying Camera&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fire Techno: &lt;/span&gt;Pemadam Api Portable&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4757999940100047073-7927513405265895067?l=secjournalindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4757999940100047073/posts/default/7927513405265895067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4757999940100047073/posts/default/7927513405265895067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://secjournalindonesia.blogspot.com/2007/12/security-journal-september-2007.html' title='SECURITY JOURNAL September 2007'/><author><name>Security Journal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14069400068851902236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_QA9-iik0JVU/R1UvqZBXhHI/AAAAAAAAAAk/_MFGZ82cbWw/S220/cover+fargo.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4757999940100047073.post-3399592040135147165</id><published>2007-12-04T04:02:00.000-08:00</published><updated>2007-12-04T05:26:44.863-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aug--Nov 2007'/><title type='text'>SECURITY JOURNAL October 2007</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Special Issue: CSR dan Proteksi Asset&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sejak masyarakat terkena euforia reformasi, muncul keberanian untuk beraspirasi dan mengekspresikan tuntutan terhadap perkembangan dunia bisnis di Indonesia. Masyarakat semakin kritis dan mampu melakukan filterisasi terhadap dunia usaha yang berkembang di tengah masyarakat. Hal ini menuntut para pelaku bisnis untuk menjalankan usahanya dengan bertanggung jawab. Pelaku bisnis tidak hanya dituntut utk memperoleh capital gain atau profit dari lapangan usahanya, melainkan mereka juga diminta utk memberikan kontribusi  kepada masyarakat dan pemerintah. Ada tiga permasalahan utama dalam penerapan CSR di Indonesia. Artinya kontribusi CSR dalam proteksi keamanan sebenarnya bukanlah sebuah metafora mengingat tingginya social risk bagi investasi di Indonesia. Setidaknya, berdasarkan konsepsi Crime Prevention Through Environmental Design Richard Gardner, wilayah pinggiran yang tidak terbina dengan baik dapat menjadi sebuah generator kejahatan yang mengancam wilayah pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Djimanto (Sekjend APINDO):  &lt;/span&gt;CSR Terganggu Banyak Kepentingan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ahmad Basuni (HR Manager BUKAKA): &lt;/span&gt;Berikan Kesempatan ke Warga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fire Review: Mencegah Kebakaran Hotel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini Jakarta dikejutkan oleh peristiwa kebakaran di dua hotel ternama yang terletak di jantung Ibukota. Asap terlihat mengepul keluar dari jendela gedung hotel sementara puluhan petugas sekuriti berjaga di sekitar hotel guna mencegah adanya orang-orang yang mencoba menerobos masuk hotel dan mengambil keuntungan dari kejadian tersebut. Dalam lima tahun terakhir, setidaknya terjadi 18 kali kebakaran terhadap hotel-hotel yang ada di seluruh Indonesia. Pada enam bulan pertama tahun 2007 saja setidaknya sudah ada lima peristiwa kebakaran hotel di seluruh Indonesia, empat terjadi di Jawa dan satu terjadi di Batam.Code Consultant, sebuah lembaga konsultan proteksi kebakaran, menyusun sebuah tabel sederhana pada hal apa saja yang perlu memperoleh prioritas didasarkan pada penyebab tertinggi kebakaran di dapur hotel-hotel di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Heri S. Abrianto (Nikko Hotel)&lt;/span&gt;: Kebakaran Akibat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ducting &lt;/span&gt;Tidak Terkontrol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TIPS: &lt;/span&gt;Hati-Hati Naik Taksi di Tepian Jalan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Loss Prevention: &lt;/span&gt;Strategi Pengamanan Ruang Publik&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;K9: &lt;/span&gt;Anjing Pekerja SAR&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hotel Security: &lt;/span&gt;Menghadapi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Skeeper&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Security Technology: &lt;/span&gt;Identifikasi Wajah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fire Analyzes: &lt;/span&gt;Hotel Pre-Fire Planning&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fire Technology: &lt;/span&gt;Fire Fighting Helicopter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4757999940100047073-3399592040135147165?l=secjournalindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4757999940100047073/posts/default/3399592040135147165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4757999940100047073/posts/default/3399592040135147165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://secjournalindonesia.blogspot.com/2007/12/security-journal-october-2007.html' title='SECURITY JOURNAL October 2007'/><author><name>Security Journal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14069400068851902236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_QA9-iik0JVU/R1UvqZBXhHI/AAAAAAAAAAk/_MFGZ82cbWw/S220/cover+fargo.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4757999940100047073.post-7234351144139642709</id><published>2007-12-04T02:51:00.000-08:00</published><updated>2007-12-04T05:26:06.543-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aug--Nov 2007'/><title type='text'>SECURITY JOURNAL November 2007</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;Special Issue: Keselamatan Transportasi Darat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Berdasarkan data Departemen Perhubungan, 9,9 juta warga Indonesia mempergunakan jalur darat untuk mudik di tahun 2007. Ada dua moda transportasi darat yang menjadi pilihan warga masyarakat, yakni bus dan kereta untuk perjalanan darat jarak dekat dan menengah, mengungguli moda transportasi udara dalam hal frekuensi pelayanan yang tinggi sehingga waktu tunggunya singkat, harga tiket yang terjangkau, waktu perjalanan yang tidak berbeda jauh dengan pesawat, dan kemudahan akses di terminal dan stasiun bila dibandingkan dengan bandara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Hal yang mengejutkan adalah tingginya jumlah kecelakaan bus. Pada akhir tahun 2004 tercatat 1.650 kecelakaan bus. Jika satu bus membawa 50 penumpang, maka setidaknya sekitar 82.500 penumpang bis menjadi korban kecelakaan pada tahun 2004. Ini ironis, mengingat bus adalah sarana transportasi publik yang diperlukan untuk menempuh perjalanan antar kota dan dapat mengurangi kepadatan jalan akibat tingginya jumlah kendaraan pribadi. Bagaimana sebenarnya standar keamanan dan keselamatan bus antar kota sebagai moda utama transportasi darat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ir. Abubakar Iskandar (Dirjen Hubdat Dephub): &lt;/span&gt;Speeding Adalah Musuh Safety&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;FIRE REVIEW: Kendaraan Terbakar Akibat Usia dan Perawatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Berdasarkan penelusuran Security Journal, antara Mei hingga Oktober 2007, ada 27 kasus terbakarnya kendaraan di Jakarta. Jenis kendaraan yang terbakar juga beragam, mulai dari sedan, kendaraan bak terbuka, Multi Purpose Vehicle (MPV), hingga bus. Mayoritas penyebab terbakarnya kendaraan adalah akibat korsleting listrik, kerusakan mesin, dan terbakar karena tidak berhasil diselamatkan dalam sebuah peristiwa kebakaran. Sedangkan enam peristiwa terbakarnya kendaraan masih dalam proses penyelidikan. Apabila dilihat dari jenis kendaraan yang terbakar, maka jumlah terbesar kendaraan yang terbakar adalah bus kota, sedan, dan MPV/pick-up. Apa penyebab terjadinya kebakaran di kendaraan dan bagaimana mengatasinya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yayat Ruhiyat (Ketua Asosiasi Bengkel Mobil): &lt;/span&gt;Kualitas Kabel Listriknya Buruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;TIPS: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Memilih Helm Dengan Benar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;VIDEO TECHNO: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Speed Detector&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;FIRE TECHNO: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Truk Pemadam Mini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ACCESS TECHNO: &lt;/span&gt;Wireless Alarm&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;K9: &lt;/span&gt;Mobile Kennel Support&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4757999940100047073-7234351144139642709?l=secjournalindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4757999940100047073/posts/default/7234351144139642709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4757999940100047073/posts/default/7234351144139642709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://secjournalindonesia.blogspot.com/2007/12/security-journal-november-2007.html' title='SECURITY JOURNAL November 2007'/><author><name>Security Journal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14069400068851902236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_QA9-iik0JVU/R1UvqZBXhHI/AAAAAAAAAAk/_MFGZ82cbWw/S220/cover+fargo.jpg'/></author></entry></feed>
